Diperkirakan ditemukan dan digunakan oleh para biarawan untuk memberi tanda waktunya berdoa dengan media lonceng..Baru pada tahun 1500an seorang tukang kunci dari Jerman menemukan jam rumahan dengan diameter 10cm sampe 12,5 cm dan ketebalan 7,5cm..
Pada akhir abad XVI lonceng mulai dibuat tegak, pada abad XVII mesin jam mulai diberi lapisan kuningan dan diperkaya dengan penutup kaca dan jarum penunjuk menit..
Pada 1656, lahirlah Grandfather's Clock [jam dengan lonceng berpendulum] sebagai pengukur waktu yg anda..
Sejarah Semarang sebenarnya berawal pada abad ke-9. Area yang tadinya bernama Bergota ini kemudian menjadi kawasan pemukiman, di mana didirikan sebuah sekolah dan asrama Islam oleh seorang keturunan Arab, Kyai Pandan Arang, pada akhir abad ke-15. Setelah berkonsultasi dengan Sunan Kalijaga. Kerajaan Pajang yang saat itu dipimpin oleh Sultan Hadiwijaya, menobatkan Kyai Pandan Arang sebagai bupati kawasan ini tanggal 2 Mei 1547. Maka secara politis maupun kultural, hari inipun diperingati sebagai hari jadi Kota Semarang.
